Gudangberita.co.id, Anambas – Sekda Anambas, Sahtiar mengatakan pihaknya belum memastikan keseluruhan korban dalam tragedi KM Samarinda.
Sejauh ini dilaporkan kapal mengangkut 40 orang, termasuk 1 nakhoda dan 1 ABK. Tiga penumpang dilaporkan tewas, 23 dirawat dan 15 kembali ke rumah.
Hanya saja, tidak adanya manifest penumpang dan barang KM Samarinda tersebut, Sekda Anambas Sahtiar mengatakan belum bisa menyebut jumlah pasti penumpang secara keseluruhan yang berada di KM Samarinda.
“Yang jelas kami sampaikan hari ini Anambas mengalami musibah dalam transportasi umum KM Samarinda dari Tarempa ke Matak setelah waktu pulang kerja sore,” ucapnya kepada awak media, Jumat (26/7/2024) malam.
Pihaknya sudah melakukan monitoring dan memastikan kejadian tersebut. “Kami belum pastikan total keseluruhan. Hanya saja sampai saat ini terdata 40 orang di kapal,” terangnya.
“Tiga orang meninggal. Selebihnya dirawat baik itu di RSUD Tarempa di Siantan dan RSUD Matak. Selebihnya sudah kembali ke ruma masing masing,” tambahnya.
Pihaknya akan terus melakukan monitoring hingga Sabtu (27/7/2024) terkait seberapa banyak jumlah pasti penumpang yang menjadi korban.
Selain itu pihaknya akan menerima informasi jika ada warga yang merasa keluarganya menjadi korban, namun belum pulang.













