NusantaraZona Headline

Terungkap! Eks Kepala BMKG Sudah Peringatkan Bobby Soal Banjir Besar Sumut

32
×

Terungkap! Eks Kepala BMKG Sudah Peringatkan Bobby Soal Banjir Besar Sumut

Share this article
Dwikorita Karnawati.
banner 468x60

“Siklusnya lebih cepat dari siklus 50 tahunan yang dulu saya teliti di Bahorok. Sebarannya lebih luas, intensitasnya lebih tinggi,” tegasnya.

Dwikorita juga menyoroti adanya aspek non-alamiah yang memperburuk situasi. Ia menduga faktor antropogenik, atau campur tangan manusia, ikut mempercepat kerusakan lingkungan dan membuat mitigasi bencana tidak lagi efektif.

“Antropogenik itu mengacaukan semua kesiapan. Sesiap apa pun kita, kalau ekologinya tidak benar, kita akan selalu kalah oleh kejadian alam,” ujar Guru Besar Geologi Lingkungan tersebut.

BACA JUGA:  Kronologi Lengkap Laka Maut Barelang yang Lagi Viral, Korban Ternyata Siswa SMPIT Insan Harapan

Meski tidak merinci bentuk aktivitas manusia yang dimaksud, ia menegaskan bahwa kerusakan ekologi telah menjadi faktor pemicu yang memperparah dampak bencana.

Dwikorita mengingatkan bahwa wilayah lain yang memiliki kontur serupa Pegunungan Bukit Barisan juga berada dalam risiko tinggi. Ia menyebut Jawa, Sulawesi, Maluku, dan Papua berpotensi mengalami bencana sejenis apabila kondisi ekologinya terus rusak.

BACA JUGA:  Gencatan Senjata Trump Membara: Israel Terus Bombardir Lebanon, Klaim Pakistan Bertepuk Sebelah Tangan

Ia juga menyoroti bahwa Desember 2025 hingga April 2026 merupakan musim tumbuhnya siklon di Belahan Bumi Selatan (BBS). Bahkan hujan dari bibit siklon saja sudah cukup memicu longsor dan banjir bandang di wilayah yang memiliki kerentanan geologi tinggi.