Gudangberita.co.id, Batam – Kalangan Generasi Z atau Gen Z viral lagi dalam debat Pilkada Kepri, Sabtu (2/11/2024) lalu.
Calon Gubernur Kepri Ansar Ahmad tak mengerti makna generasi Z, yang ia sebut sebagai generasi yang lahir dari tahun 1975 sampai 2015.
Padahal, Gen Z itu lahir antara tahun 1997-2012 dan oleh KPU Kepri sudah diumumkan jumlah pemilihnya yakni yang lahir antara tahun 1997-2007.
KPU Kepri sudah merilis daftar pemilih tetap (DPT) dalam Pilgub Kepri 27 November 2024 mendatang, dan sudah mengklasifikasi golongan pemilihnya berdasarkan generasi.
Kebenyakan Gen Z merupakan pemilih pemula dalam Pilgub Kepri kali ini. Menurut KPU, pemilih Gen Z ini berjumlah 392.106 orang atau mencapai 25 persen dari keseluruhan jumlah pemilih Kepri yang mencapai 1.559.727 orang.
“Jumlah pemilih tersebut akan tersebar di 3.327 TPS di tujuh kabupaten/kota di Kepri,” Ketua KPU Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi, saat mengumumkan jumlah DPT Pilkada Kepri, beberapa waktu lalu.
Secara umum, KPU mengklasifikasi pemilih sebagai berikut: ada 392.106 pemilih Gen Z, 589.141 pemilih Generasi Y, 439.958 Generasi X, 127.377 pemilih Baby Boomer, dan 11.145 pemilih Pre Baby Boomer.
Sebelumnya, Ansar jadi perbincangan di kalangan anak milenial dan Gen Z karena salah memahami klasifikasi usia dalam debat Pilkada Kepri, Sabtu (2/11/2024) lalu. Saat memaparkan program untuk kalangan Gen Z ini, Ansar menyebut Gen Z lahir antara tahun 1975 sampai tahun 2015.













