Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Batam
  • BP Batam
  • Pemko Batam
  • DPRD Batam
  • Video
  • Batam
  • PWI Kepri
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
  • Batam Punya Cerita
News Update
Buntut Vonis Bebas Korupsi Rp8,3 M, Kejari Lingga ‘Seret’ Kasus Jembatan Marok Kecil ke Pengadilan Tinggi Buntut Vonis Bebas Korupsi Rp8,3 M, Kejari Lingga ‘Seret’ Kasus Jembatan Marok Kecil ke Pengadilan Tinggi
Lawan Putusan Bebas, Kejari Lingga Resmi Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil Lawan Putusan Bebas, Kejari Lingga Resmi Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil
5 Fakta Memilukan Tragedi Anak Tenggelam di Pantai Piwang Natuna 5 Fakta Memilukan Tragedi Anak Tenggelam di Pantai Piwang Natuna
Basah Kuyup Berbalut Seragam, Kapolres Natuna Terjang Pantai Piwang Evakuasi Bocah Tenggelam Basah Kuyup Berbalut Seragam, Kapolres Natuna Terjang Pantai Piwang Evakuasi Bocah Tenggelam
Boro-boro Sejahtera, Petani Natuna Justru ‘Dicekik’ Harga Supplier Dapur MBG Boro-boro Sejahtera, Petani Natuna Justru ‘Dicekik’ Harga Supplier Dapur MBG

Konflik Batas Desa

Sengketa Batas Desa di Natuna: Masyarakat Pengadah Tuntut Peninjauan Ulang
Natuna

Sengketa Batas Desa di Natuna: Masyarakat Pengadah Tuntut Peninjauan Ulang

29/04/202529/04/2025
Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    BREAKING NEWS: Pelarian Berakhir! Jaka, Terduga Pembunuh Istri di Setajam Dabo Ditangkap Polisi
    10/05/202611/05/2026 7708
  • 2
    Ditemukan Surat Keluh Kesah Korban untuk Suami, Menjadi Bukti Kunci Kasus Pembunuhan di Lingga
    11/05/202611/05/2026 2811
  • 3
    Kronologi Insiden 6 Anak Tenggelam di Pantai Piwang, Dua Meninggal Dunia
    14/05/202614/05/2026 2201
  • 4
    Ada Apa dengan Lingga? KPK ‘Todong’ Data Pokir dan Perjalanan Dinas DPRD!
    08/05/202608/05/2026 1918
  • 5
    Penampakan Zakaria, Pelaku Pembunuhan Diana di Lingga yang Ditangkap di Lumajang
    11/05/202611/05/2026 1858
  • 6
    Polisi Pastikan Zakaria Ditangkap di Lumajang, Begini Kronologi Aslinya
    11/05/2026 1513
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Kamis siang itu, Pantai Piwang seharusnya hanya me Kamis siang itu, Pantai Piwang seharusnya hanya menjadi saksi bisu tawa riang enam sekawan yang ingin melepas penat di hari libur. Namun, takdir menuliskan cerita yang berbeda ketika ombak dan arus ceruk yang dingin menyeret mimpi-mimpi kecil mereka ke tengah laut. Dalam sekejap, air mata menggantikan tawa, dan keceriaan bocah-bocah kelas 5 SD 004 Sual itu sirna, tenggelam bersama harapan orang tua yang menanti mereka pulang ke rumah dengan cerita bahagia, bukan dengan raga yang telah kaku.

Pemandangan memilukan pecah di garis pantai saat satu per satu raga mungil itu diangkat dari dekapan laut. Di sana, seorang pimpinan kepolisian, Kapolres Natuna, berdiri dengan seragam dinas yang basah kuyup—sebuah potret bisu tentang upaya maksimal manusia melawan kuasa alam yang tak terelakkan. Meski raga dan jiwa telah berjibaku di tengah deburan ombak, semesta tetap membawa Rayyan dan Muhammad Okta pulang lebih awal, meninggalkan duka yang teramat dalam bagi siapapun yang melihat proses evakuasi yang penuh isak tangis tersebut.

Kini, hari-hari di sekolah akan terasa lebih sunyi; ada dua kursi yang akan terus kosong dan dua nama yang hanya akan tinggal kenangan dalam absensi kelas. Tragedi ini menjadi luka kolektif bagi seluruh warga Natuna, sebuah pengingat pahit bahwa maut seringkali datang tanpa permisi di saat kita sedang tertawa paling riang. 

#natuna #ranainatuna #natunakepri #pantaipiwang
Kamis siang itu, Pantai Piwang seharusnya hanya me Kamis siang itu, Pantai Piwang seharusnya hanya menjadi saksi bisu tawa riang enam sekawan yang ingin melepas penat di hari libur. Namun, takdir menuliskan cerita yang berbeda ketika ombak dan arus ceruk yang dingin menyeret mimpi-mimpi kecil mereka ke tengah laut. Dalam sekejap, air mata menggantikan tawa, dan keceriaan bocah-bocah kelas 5 SD 004 Sual itu sirna, tenggelam bersama harapan orang tua yang menanti mereka pulang ke rumah dengan cerita bahagia, bukan dengan raga yang telah kaku.

Pemandangan memilukan pecah di garis pantai saat satu per satu raga mungil itu diangkat dari dekapan laut. Di sana, seorang pimpinan kepolisian, Kapolres Natuna, berdiri dengan seragam dinas yang basah kuyup—sebuah potret bisu tentang upaya maksimal manusia melawan kuasa alam yang tak terelakkan. Meski raga dan jiwa telah berjibaku di tengah deburan ombak, semesta tetap membawa Rayyan dan Muhammad Okta pulang lebih awal, meninggalkan duka yang teramat dalam bagi siapapun yang melihat proses evakuasi yang penuh isak tangis tersebut.

Kini, hari-hari di sekolah akan terasa lebih sunyi; ada dua kursi yang akan terus kosong dan dua nama yang hanya akan tinggal kenangan dalam absensi kelas. Tragedi ini menjadi luka kolektif bagi seluruh warga Natuna, sebuah pengingat pahit bahwa maut seringkali datang tanpa permisi di saat kita sedang tertawa paling riang. 

#natuna #ranainatuna #natunakepri #pantaipiwang
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa proyek Rempang Eco-City tidak boleh sekadar menjadi megaproyek di atas kertas, melainkan harus bertransformasi menjadi "dapur ekonomi" yang menghidupi warga lokal. Saat menerima audiensi Pusat Riset Politik BRIN pada Rabu (13/5/2026), Amsakar memberikan instruksi tegas agar setiap investor yang menanamkan modal wajib memprioritaskan penyerapan tenaga kerja asal Batam. Ia menekankan bahwa investasi besar hanya dianggap berhasil jika mampu memberikan dampak finansial yang nyata dan langsung di tingkat rumah tangga masyarakat.

Sebagai kawasan strategis nasional yang mengusung konsep energi hijau, Rempang Eco-City diharapkan menjadi magnet baru bagi investasi transisi energi global, termasuk skema *Green Belt and Road Initiative* dari Tiongkok. Amsakar menjelaskan bahwa Batam memiliki independensi regulasi untuk mengarahkan investasi tersebut agar tetap selaras dengan kebutuhan daerah. Fokus utamanya adalah memastikan pengusaha dan investor tidak berjalan sendiri, melainkan harus merangkul potensi sumber daya manusia lokal guna menciptakan ekosistem pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Langkah ini mempertegas posisi Pemerintah Kota Batam dalam menjaga keseimbangan antara percepatan pembangunan ekonomi dan perlindungan hak-hak masyarakat. Amsakar berharap hasil riset mendalam dari BRIN dapat melahirkan rekomendasi strategis untuk menyempurnakan kebijakan pembangunan di Rempang ke depan. Dengan menjadikan penyerapan tenaga kerja lokal sebagai syarat mutlak, Pemko Batam berkomitmen menjamin bahwa modernisasi kawasan tidak akan meminggirkan warga, melainkan menjadikan mereka pemain utama dalam kemajuan ekonomi Batam.

#batam #batamhits #batamhits_ #rempangecocity #amsakarachmad
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Peri Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Pering, Natuna, menuai protes keras setelah warga menemukan menu bakso pentol yang diduga basi dan berlendir. Temuan ini memicu keresahan mendalam bagi para ibu, mengingat sasaran utama program ini adalah kelompok rentan, yakni ibu hamil dan balita, dalam upaya pencegahan stunting. Sejumlah warga bahkan mengaku trauma dan memilih berhenti mengambil jatah makanan karena khawatir akan risiko kesehatan dan keracunan yang bisa mengancam nyawa buah hati mereka.

Pihak pengelola, melalui Kepala SPPG Bandarsyah, Asih, berdalih bahwa hasil pengecekan terhadap sampel makanan yang disimpan di kantor masih menunjukkan kondisi layak konsumsi. Namun, ia mengakui adanya kendala teknis dalam rantai distribusi, di mana proses memasak yang dilakukan sejak pukul 11.00 WIB sering kali tidak dibarengi dengan ketepatan waktu pengantaran ke lapangan. Sebagai langkah darurat, pihak SPPG kini menghentikan sementara penyaluran lauk yang bermasalah sembari mendalami penyebab penurunan kualitas makanan tersebut.

Kegaduhan ini menjadi tamparan keras bagi pelaksanaan program nasional yang memiliki anggaran bahan baku mencapai Rp10.000 per porsi tersebut. Lambatnya pengantaran yang terkadang hingga larut malam serta buruknya kontrol kualitas di tingkat distribusi dianggap sebagai kelalaian fatal. Warga mendesak pemerintah daerah dan Badan Gizi Nasional untuk memperketat pengawasan, agar anggaran besar yang dikucurkan benar-benar menjadi solusi gizi bagi balita, bukan justru menjadi ancaman penyakit akibat makanan yang tak layak.

#natuna #ranai #mbg #kepri
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Ape Kesah
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer