Kapolres Lingga melalui tim penyidik menjelaskan bahwa rekonstruksi ini sangat krusial untuk dicocokkan dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
“Rekonstruksi ini dilakukan untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan fakta-fakta hasil penyidikan di lapangan, serta memperjelas kronologi kejadian yang sebenarnya,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Dalam proses reka ulang tersebut, tersangka memperagakan sejumlah adegan inti di beberapa titik krusial yang diduga menjadi tempat eksekusi dan pelarian pelaku. Setiap adegan diperhatikan secara jeli oleh penyidik guna memastikan tidak ada kejanggalan dalam berkas perkara yang akan dilimpahkan ke kejaksaan.
Hingga berita ini diterbitkan, proses rekonstruksi kasus pembunuhan Diana di Setajam masih berlangsung di bawah pengamanan ketat pihak kepolisian. Polisi mengimbau warga untuk tetap tenang dan tertib agar proses hukum dapat berjalan dengan lancar.













