Dari total 25 peserta yang mengikuti pemeriksaan, dua orang terpaksa harus mengubur mimpinya lebih awal karena tidak memenuhi kriteria administrasi yang ditentukan.
Terpisah, Kapolres Kepulauan Anambas menegaskan komitmennya untuk menghadirkan proses rekrutmen yang bersih dan terpercaya. Ia memperingatkan para peserta dan orang tua agar tidak tergiur janji-janji oknum yang mengaku bisa meluluskan casis dengan imbalan uang.
“Penerimaan anggota Polri harus objektif dan bebas dari praktik kecurangan. Percayalah pada kemampuan diri sendiri. Hasil tidak akan mengkhianati usaha,” tegas Kapolres.











