Titik terang muncul saat Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri membongkar jaringan curanmor lintas pulau. Motor Scoopy milik Ramon ternyata menjadi satu dari 14 unit kendaraan yang berhasil dijemput polisi dari persembunyiannya di Pulau Moro.
Langkah kaki Ramon menuju Mapolda Kepri beberapa hari lalu terasa ringan. Benar saja, di sana ia melihat kembali motor yang sempat ia ikhlaskan itu. Perasaan lega dan bahagia seketika membuncah.
“Kami sekeluarga sangat bergembira hati, sebab motor ini sebelumnya kami gunakan untuk mengantar anak ke sekolah,” ujar Ramon dengan mata berbinar di kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri.
Keberhasilan ini tak lepas dari ketajaman tim yang dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, AKBP Ronni Bonic, di bawah arahan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin. Polisi berhasil meringkus tiga tersangka, termasuk residivis berinisial R yang tercatat telah beraksi di 41 TKP di Batam.
Ramon pun tak henti-hentinya mengucap syukur dan terima kasih. Baginya, kembalinya motor ini adalah kado indah sekaligus “bekal” ketenangan batin sebelum ia berangkat menunaikan rukun Islam kelima.
“Terima kasih tak terhingga kepada Ditreskrimum Polda Kepri. Semoga Polri semakin maju dan semakin dicintai masyarakat,” pungkasnya.













