Gudangberita.co.id, Natuna – Warga Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dihadapkan pada ancaman keterisolasian usai maskapai NAM Air secara resmi menghentikan penerbangan rute vital Natuna–Batam–Jakarta mulai 10 Mei 2025 mendatang.
Pemberhentian ini dilakukan tanpa batas waktu yang ditentukan, memicu kekhawatiran besar terkait mobilitas dan konektivitas daerah perbatasan utara Indonesia ini.
Keputusan tersebut tertuang dalam surat dari Station Manager NAM Air Natuna bernomor 045/IN/NTX/V/2025 tanggal 3 Mei 2025, yang mengumumkan pembatalan seluruh jadwal penerbangan dari dan ke Natuna.
Merespons hal itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan bergerak cepat dengan melakukan koordinasi langsung dengan Kementerian Perhubungan RI dan pimpinan Komisi V DPR RI. Pemerintah Kabupaten Natuna juga melayangkan surat resmi bernomor 082/DISHUB/2025 kepada pihak NAM Air dan Kemenhub, berisi permohonan agar rute Natuna–Batam–Jakarta tetap dipertahankan atau segera ditunjuk maskapai alternatif untuk mengisi kekosongan tersebut.
“Penerbangan dari dan ke Natuna sangat minim. Kehadiran NAM Air selama ini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik,” tegas Cen Sui Lan dalam pernyataan tertulisnya.







