Market

RUPST Telkom Tahun Buku 2024, Sahkan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Perseroan

351
×

RUPST Telkom Tahun Buku 2024, Sahkan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Perseroan

Share this article

Perseroan bagikan dividen sebesar Rp21 Triliun kepada para pemegang saham yang akan dibayarkan selambat-lambatnya pada 2 Juli 2025

(kiri ke kanan) SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza, Direktur Human Capital Management Telkom Henry Christiadi, Wakil Direktur Utama Telkom Muhammad Awaluddin, Direktur Wholesale & International Service Telkom Honesti Basyir, dan Direktur Network Telkom Nanang Hendarno pada saat sesi Press Conference RUPST Telkom Tahun Buku 2024, di Jakarta, pada Selasa (27/5).
banner 468x60

Saat sesi Press Conference RUPST Telkom Tahun Buku 2024, Wakil Direktur Utama Telkom Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa Telkom harus menjadi akselerator pembangunan infrastruktur digital nasional.

“Sebagai flag carrier di industri telco, Telkom memiliki tanggung jawab besar untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia. Program-program yang telah dijalankan oleh jajaran manajemen sebelumnya akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan ke depannya,” ujarnya.

BACA JUGA:  TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk: Jembatan Digital Pertama yang Menghubungkan Indonesia – Papua Nugini

Ia juga menegaskan pentingnya peran Telkom dalam memperkuat ekosistem digital nasional melalui berbagai portofolio dan lini usaha strategis. “Dengan portofolio seperti fixed dan mobile broadband, data center, infrastruktur digital, serta ekosistem pendukung lainnya, Telkom berkomitmen menjadi pemimpin ekosistem digital yang secara nasional memiliki peran penting dalam mendukung Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo–Gibran, serta berbagai program strategis yang digagas pemerintah saat ini,” lanjutnya.

BACA JUGA:  TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa transformasi Telkom tidak hanya menyangkut infrastruktur dan bisnis semata, tetapi juga berkontribusi pada terwujudnya kedaulatan digital Indonesia.

“Telkom tidak hanya membangun dan mengelola infrastruktur, tetapi juga harus berperan sebagai enabler dalam mewujudkan kedaulatan digital nasional,” pungkasnya.