Market

RUPST Telkom Tahun Buku 2024, Sahkan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Perseroan

351
×

RUPST Telkom Tahun Buku 2024, Sahkan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Perseroan

Share this article

Perseroan bagikan dividen sebesar Rp21 Triliun kepada para pemegang saham yang akan dibayarkan selambat-lambatnya pada 2 Juli 2025

(kiri ke kanan) SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza, Direktur Human Capital Management Telkom Henry Christiadi, Wakil Direktur Utama Telkom Muhammad Awaluddin, Direktur Wholesale & International Service Telkom Honesti Basyir, dan Direktur Network Telkom Nanang Hendarno pada saat sesi Press Conference RUPST Telkom Tahun Buku 2024, di Jakarta, pada Selasa (27/5).
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah menyelesaikan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024, bertempat di Jakarta, pada Selasa (27/5). Dalam rapat tersebut, disetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp21,0 triliun kepada para pemegang saham, atau setara 89% dari total laba bersih tahun 2024 (dividend payout ratio).

BACA JUGA:  TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan

Angka ini mencerminkan pertumbuhan dividen sebesar 19% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, sisa laba bersih sebesar 11% atau Rp2,6 triliun akan digunakan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan bisnis perusahaan.

Setiap pemegang saham Telkom akan menerima dividen sebesar Rp212,47 per lembar saham. Pembagian dividen ini akan diberikan kepada para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada 12 Juni 2025. Pembayaran dividen tersebut akan dilakukan secara sekaligus selambat-lambatnya pada 2 Juli 2025.

BACA JUGA:  TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

Pada RUPST tersebut, para pemegang saham menyetujui pembelian kembali (buyback) saham Perseroan dengan nilai sebesar Rp3 triliun. Aksi korporasi ini bertujuan untuk meningkatkan nilai pemegang saham, serta sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga saham Perseroan di tengah dinamika pasar.