Warga Tak Percaya Negara, Transmigrasi Lokal Dinilai Kamuflase
Tim Solidaritas Nasional untuk Rempang juga menyoroti istilah baru dalam dokumen pemerintah yang menyebut rencana tersebut sebagai “transmigrasi lokal.”

Namun, tidak dijelaskan lokasi spesifik yang akan digusur, menimbulkan kecurigaan bahwa istilah tersebut hanya kamuflase.
“Sementara aparat hukum belum menindak pelaku kekerasan yang diduga terafiliasi dengan PT Makmur Elok Graha, justru kini aparat negara kembali diterjunkan untuk penggusuran. Ini memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap negara,” kata perwakilan Tim Solidaritas.
WALHI Riau: Batalkan Rencana Penggusuran dan Proyek Rempang Eco-City
Even Sembiring, Direktur Eksekutif WALHI Riau, mendesak agar pemerintah segera menghentikan seluruh rencana penggusuran atas nama proyek Rempang Eco-City. Ia menilai, jika benar sudah ada persetujuan masyarakat, tidak perlu pengerahan aparat sebesar ini.
“Ini membuktikan tidak ada proses dialogis dan persetujuan nyata dari masyarakat. Negara seharusnya melindungi, bukan menekan warganya,” tegas Even.
Desakan Nasional untuk Presiden dan Aparat Negara
Tim Solidaritas Nasional untuk Rempang secara tegas mengajukan tiga tuntutan utama:









