HikmahKepri

PWI Kepri dan STIQ Kepri Satukan Misi Dakwah dan Media Lewat Seminar Jurnalisme Dakwah

40
×

PWI Kepri dan STIQ Kepri Satukan Misi Dakwah dan Media Lewat Seminar Jurnalisme Dakwah

Share this article
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau bersama Sekolah Tinggi Ilmu Quran (STIQ) Kepri menggelar Seminar Jurnalisme Dakwah, Selasa (28/10/2025), di Aula STIQ Kepri.
banner 468x60

Saibansah menguraikan lima peran utama jurnalisme dalam konteks dakwah Islam:

  • Penyebar nilai-nilai Islam — melalui berita yang menonjolkan kejujuran, keadilan, dan kasih sayang.
  • Penegak amar ma’ruf nahi munkar — dengan mengangkat peristiwa positif dan mengkritisi kemungkaran sosial.
  • Pencerah masyarakat — memberi edukasi keagamaan agar umat memahami Islam secara moderat (wasathiyah).
  • Pelindung dari hoaks dan disinformasi — dengan menjalankan prinsip tabayyun (verifikasi).
  • Sarana dakwah kreatif — memanfaatkan media digital untuk menyampaikan pesan Islam lewat artikel, video, dan infografis.
BACA JUGA:  Inflasi Kepri Tembus 3,92%, Lampaui Nasional: Ini Daftar Harga Kebutuhan yang Meroket

“Setiap tulisan yang membawa nilai kebaikan bisa menjadi amal jariyah. Itulah kekuatan jurnalisme dakwah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Saibansah menekankan pentingnya etika dan integritas dalam menjalankan jurnalisme Islam. Wartawan muslim, katanya, harus berpegang pada nilai ṣidq (jujur), amanah (dapat dipercaya), dan adil (tidak memihak).

Ia juga mengingatkan bahwa UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan moral yang harus dijaga oleh setiap jurnalis.

BACA JUGA:  Mencekam! Buaya Muara 4 Meter Muncul di Pemukiman Warga Sungai Pinang Lingga, Korban Masa Lalu Menghantui

“Kemerdekaan pers adalah amanah besar. Tapi di tangan jurnalis muslim, kemerdekaan itu harus disertai tanggung jawab dakwah,” tegasnya.

Ketua Dema STIQ Kepri, Qayyum, menilai tema jurnalisme dakwah sangat relevan dengan karakter kampus Qurani. Ia menyebut banyak mahasiswa yang tertarik menulis dan berdakwah, dan seminar ini membuka jalan bagi lahirnya pers kampus Islami di lingkungan STIQ Kepri.

BACA JUGA:  Satlantas dan Damkar Lingga Gerak Cepat Bersihkan Tumpahan Solar, Warga Diimbau Berhati-hati

“Kami ingin membangun wadah agar mahasiswa bisa belajar menulis dan berdakwah melalui media. Pena dan dakwah bisa berjalan bersama,” ujarnya.

Kolaborasi antara PWI Kepri dan STIQ Kepri ini diharapkan menjadi langkah awal melahirkan jurnalis muslim yang berilmu, berakhlak, dan berintegritas. Keduanya bersepakat memperkuat sinergi dakwah dan media dalam membangun peradaban informasi yang etis dan mencerahkan.