BudayaStory KepriWisata

Pulau Penyegat Masuk Cagar Budaya, Wamen ATR: Orang Melayu Bangga

336
×

Pulau Penyegat Masuk Cagar Budaya, Wamen ATR: Orang Melayu Bangga

Share this article
Pulau Penyengat. (Foto: Twitter)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Karimun – Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto menyerahkan 36 sertifikat yang terdiri dari sertifikat aset kawasan industri dan aset pemerintah daerah. Salah satu sertifikat diberikan kepada cagar budaya Pulau Penyengat.

“Pada kesempatan ini saya menyerahkan sertifikat untuk kawasan cagar budaya Pulau Penyengat. Ini adalah langkah Kementerian ATR/BPN dalam melindungi cagar budaya agar tetap lestari,” kata Hadi di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Rabu (30/8/2023).

BACA JUGA:  Harris Resort Waterfront Batam Luncurkan Paket "Adrenalin": Transformasi Wisata Petualangan di Batam untuk Memacu Semangat Tahun 2026

Pulau Penyengat merupakan salah satu pulau yang berada di wilayah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). Pulau ini masuk bagian dalam warisan budaya Melayu di mana terdapat banyak peninggalan sejarah Kerajaan Melayu.

Hadi mengatakan sertifikasi Pulau Penyengat didukung langsung oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang. Kegiatan tersebut sebagai upaya agar keberadaan cagar budaya tidak dialihfungsikan.

BACA JUGA:  HARRIS Waterfront Batam Luncurkan 'Romantic Ocean Dome Dinner', Sensasi Makan Malam Futuristik di Tepi Laut

“Ini bentuk dari kerja sama-sama bukan hanya sama-sama kerja. Hal seperti ini harus kita sebarluaskan seluruh Indonesia agar cagar budaya yang lain bisa terjamin keberadaannya,” jelas Hadi.

Langkah sertifikasi cagar budaya Pulau Penyengat juga disambut antusias oleh Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni. Politikus PSI ini diketahui berasal dari Melayu Riau.