Insiden ini terungkap ketika seorang anggota tim keamanan MBS melihat video di media sosial yang memperlihatkan perbuatan Ramu. Tim keamanan kemudian meninjau rekaman CCTV dan melaporkan kasus tersebut ke polisi.
Ramu meninggalkan Singapura pada 31 Oktober 2023, namun ditangkap pada Juni lalu saat mencoba masuk ke kasino MBS dan diidentifikasi sebagai “tamu yang tidak diinginkan”.
Jaksa penuntut meminta denda antara 400-500 dolar Singapura. Hakim Distrik Christopher Goh sempat memberikan Ramu penangguhan agar ia dapat mengumpulkan dana untuk membayar denda.
Dalam pembelaannya, Ramu memohon untuk denda serendah mungkin. “Jangan lakukan ini di depan umum. Dan lebih baik lagi, jangan sampai Anda mabuk berat hingga hal ini terjadi,” tegas Hakim Goh, seperti dikutip dari CNA.
Jika tidak membayar denda, Ramu bisa dipenjara selama dua hari. Menurut hukum Singapura, buang air besar di tempat umum di Singapura dapat dikenakan denda hingga 1.000 dolar Singapura.












