harris
BatamKomunitasZona Headline

PLN Batam dan BUMN Sinergi Bangun PLTS dan RO Air Laut di Pondok Pesantren

552
×

PLN Batam dan BUMN Sinergi Bangun PLTS dan RO Air Laut di Pondok Pesantren

Share this article
PLN Batam dan BUMN lainnya membangun sistem Reverse Osmosis (RO) air laut serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pondok Pesantren Darussalam Al-Gontory, Batam.. (Foto: PLN Batam).
banner 468x60

Melalui program ini, dibangun sistem RO yang mampu mengolah air laut menjadi air bersih dengan kapasitas hingga 1.000 liter per jam dan produksi sekitar 300 galon air minum per hari. Sementara itu, PLTS yang dibangun akan menjadi sumber energi listrik mandiri bagi pesantren.

“Air dan listrik sebagai kebutuhan dasar manusia sangat diperlukan untuk menunjang kualitas hidup, khususnya di lingkungan pendidikan seperti pondok pesantren. Sistem RO dan PLTS ini diharapkan dapat memberi dampak signifikan bagi operasional pondok serta warga sekitar,” ujar Zulhamdi.

BACA JUGA:  PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Perkuat Komitmen Keselamatan dan Lingkungan

Selain manfaat fungsional bagi masyarakat, pembangunan sistem RO dan PLTS ini juga mendukung prinsip energi bersih dan ramah lingkungan. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan manfaat konkret bagi para santri di Pondok Pesantren Darussalam Al-Gontory dan komunitas sekitar.

Pemimpin Pondok Pesantren Darussalam Al-Gontory, Taten Rustandi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian BUMN dalam meningkatkan mutu kehidupan masyarakat melalui fasilitas yang membawa perubahan positif di berbagai aspek, termasuk sosial, energi berkelanjutan, infrastruktur, dan pendidikan.

BACA JUGA:  Bukan Cuma 32 Tombak, Polisi Temukan Senjata Ini di TKP Setokok Batam

“Kami sangat bersyukur atas inisiatif ini. Dengan adanya air bersih dan listrik yang stabil, tidak hanya santri yang merasakan manfaatnya, tetapi juga masyarakat sekitar pesantren. Kini, kami tidak lagi mengalami kesulitan dalam mendapatkan air minum yang terjangkau dan listrik untuk kebutuhan sehari-hari. Ini adalah perubahan besar yang membawa dampak jangka panjang,” ujar Taten.

BACA JUGA:  Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Minta Insan Pers Sikapi Pernyataan Wawako Li Claudia dengan Bijak dan Profesional