ATC sempat memberikan beberapa instruksi koreksi posisi. Namun, setelah arahan terakhir disampaikan, komunikasi dengan pesawat terputus.
“ATC kemudian mendeklarasikan fase darurat DETRESFA (Distress Phase) sesuai prosedur,” jelas Lukman.
Helikopter TNI AU Dikerahkan
Untuk mempercepat pencarian, helikopter TNI Angkatan Udara bersama Basarnas dijadwalkan melakukan penyisiran udara pada pukul 16.25 WITA. Selain itu, AirNav Indonesia Cabang MATSC telah berkoordinasi dengan RCC Basarnas Pusat serta Polres Maros melalui Kapolsek Bandara.
Bandara Sultan Hasanuddin Makassar juga telah menyiapkan Crisis Center di terminal keberangkatan sebagai pusat informasi dan koordinasi.
10 Orang di Dalam Pesawat
Kemenhub memastikan jumlah Persons on Board (POB) sebanyak 10 orang, terdiri dari tujuh awak pesawat dan tiga penumpang.
Sementara itu, informasi awal cuaca saat kejadian menunjukkan jarak pandang sekitar 8 kilometer dengan kondisi sedikit berawan. Namun, Kemenhub masih menunggu konfirmasi resmi dari BMKG terkait detail cuaca di lokasi kejadian.
Kemenhub Janji Update Berkala
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menegaskan akan terus melakukan koordinasi intensif dengan Basarnas, AirNav Indonesia, TNI AU, operator penerbangan, serta instansi terkait lainnya.







