Beberapa poin penting yang akan memperkuat ekonomi warga Natuna tahun ini meliputi:
Perlindungan Kerja: Pemberian BPJS Ketenagakerjaan bagi ribuan nelayan dan petani.
Revitalisasi Kebun: Peremajaan 500 hektar kelapa dari Kementerian Pertanian yang mencakup bibit dan pupuk gratis.
Konektivitas Logistik: Pembangunan jembatan di Desa Pian Tengah dan pelabuhan apung di Selat Lampa untuk memperlancar arus barang.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk mensyukuri perluasan cakupan bantuan ini. Menurutnya, pemenuhan pangan adalah fondasi utama untuk membangun sumber daya manusia yang unggul di Kepulauan Riau.
“Jumlah penerima di Kepri mencapai 143.034 orang. Kami ingin pastikan tidak ada warga yang merasa sendirian. Namun, saya juga berpesan agar kita menjalankan gerakan ‘Stop Boros Pangan’. Konsumsilah sesuai kebutuhan agar ketahanan pangan nasional kita tetap terjaga,” tegas Gubernur Ansar.
Dengan adanya penambahan gudang Bulog di tiga pulau (Serasan, Midai, dan Pulau Laut) yang direncanakan mulai dibangun tahun ini, warga di pulau-pulau terluar Natuna dipastikan akan memiliki ketahanan stok pangan yang lebih stabil dan harga yang lebih terkendali.
Melalui peluncuran ini, bantuan pangan diharapkan segera sampai ke tangan masyarakat secara tepat sasaran, memberikan dampak nyata pada penurunan beban pengeluaran rumah tangga, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Natuna sebagai penjaga beranda terdepan NKRI.













