KepriPendidikanZona Headline

Respons Wamendagri, Forum TBM Kepri Desak Pemprov Seriusi Indeks Literasi di Wilayah Pesisir

18
×

Respons Wamendagri, Forum TBM Kepri Desak Pemprov Seriusi Indeks Literasi di Wilayah Pesisir

Share this article
Ketua PW Forum TBM Kepri Harken.
Ketua PW Forum TBM Kepri Harken.
banner 468x60

“Akibatnya, masyarakat menjadi rentan terhadap hoaks, rendahnya produktivitas, lemahnya budaya riset, hingga menurunnya daya saing generasi muda. Indeks literasi bukan sekadar angka statistik tahunan, melainkan cerminan kualitas kehidupan masyarakat suatu daerah,” tegasnya.

Menyoroti kondisi geografis Kepulauan Riau yang didominasi wilayah pesisir dan kepulauan, Harken mengingatkan bahwa pendekatan literasi di Kepri tidak bisa disamakan dengan wilayah daratan. Keterbatasan akses menuntut adanya kebijakan yang adaptif dan inklusif.

BACA JUGA:  Li Claudia Chandra Bongkar Anomali Data Batam: Pekerja KTP Luar Domisili Tembus 199 Ribu

Forum TBM Kepri mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri untuk segera mengambil langkah konkret di lapangan, di antaranya:

Revitalisasi TBM dan Perpustakaan Daerah: Mengaktifkan kembali ruang-ruang baca masyarakat.

Pemerataan Distribusi: Mengirimkan bahan bacaan bermutu hingga ke pulau-pulau kecil dan terluar.

Infrastruktur Digital: Penguatan akses internet untuk mendukung gerakan literasi digital yang merata.

BACA JUGA:  Membanggakan! 8 TBM di Kepri Lolos Seleksi Awal Bantuan Pemerintah 2026, Dari Batam Hingga Anambas

Dukungan Komunitas: Memberikan sokongan regulasi dan anggaran bagi komunitas literasi lokal yang bergerak secara swadaya.

Lebih lanjut, Forum TBM Kepri mengingatkan agar pembangunan literasi tidak melulu terjebak pada aspek akademik. Di wilayah Kepri, literasi harus berjalan beriringan dengan penguatan identitas lokal seperti sejarah daerah, budaya Melayu, dan tradisi maritim.