AnambasPeristiwaZona Headline

Penampakan KM Samarinda Sebelum Tenggelam di Perairan Anambas

979
×

Penampakan KM Samarinda Sebelum Tenggelam di Perairan Anambas

Share this article
Penampakan KM Samarinda sebelum tenggelam. Kapal ini biasa membawa penumpang hingga duduk di atas atap (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Anambas – Cuaca di perairan Matak, Kabupaten Anambas dilaporkan daam kondisi cerah. Tragedi KM Samarinda (7GT) di Perairan Matak, Kabupaten Anambas, Jumat (26/7/2024) petang diduga karena over kapasitas.

“Kapal itu dilaporkan oleng sebelum tenggelam. diduga memang kelebihan penumpang,” ucap Kasi Operasi Basarnas Natuna, Budiman, kepada Gudangberita.co.id.

Pihak Basarnas diungkapkan Budi suda berkoordinasi dengan Syahbandar dan Sekda Anambas dalam proses evakuasi korban.

BACA JUGA:  Heboh! Tersangka Jaka Peragakan 25 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Diana di Lingga

Tiga orang dilaporkan meninggal dan satu kritis. Ketiga korban tewas yang sudah terdata yakni, Siti Aisyah (69), Reva (20) dan Yurnalisa (46). “Kalau yang kritis belum kami terima,” ucap Budiman.

Sejauh ini ada total ada 40 orang yang berada di KM Samarinda saat tragedi nahas itu. Hanya saja dilaporkan banyak penumpang yang tak terdata. Bahkan ada yang sampai duduk di atas atap kapal.

BACA JUGA:  Dari "Pantai Stres" Menuju Pantai Rindu: Metamorfosis dan Sisi Kelam Pantai Piwang Natuna

Tanggapan Syahbandar soal Manifest Kapal dan Over Kapasitas

Terkait tidak adanya menifest kapal, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tarempa, Darlis mengatakan, kapal tersebut memang tidak memiliki manifest.

“Jadi memang ini kapal untuk perjalanan singkat. Tidak ada manifest, seperti kapal dari Tanjungpinang ke Penyengat,” ucapnya, saat dihubungi, Jumat (26/7/2024) malam.