“Dengan keadaan seperti ini, saya rasa tidak memungkinkan jika diserahkan (ke kabupaten) dan kita harus merawatnya dengan kondisi anggaran begini,” tegas Hendry saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026).
Tanpa ruang tunggu dan fasilitas keselamatan yang memadai, Pelabuhan Dabo Lama kini hanya menjadi saksi bisu dari birokrasi anggaran yang rumit, di tengah ketergantungan warga akan pasokan logistik yang terus berjalan di atas dermaga yang nyaris ambruk.













