“Kantor lurah dan camat yang layak akan membuat pegawai lebih betah dalam bekerja. Oleh karena itu, jika terdapat kantor yang memerlukan renovasi atau revitalisasi, usulan tersebut dapat diajukan melalui Musrenbang,” ujar Li Claudia.
Pembaruan Data Kependudukan untuk Program Sosial
Selain infrastruktur, Li Claudia juga menyoroti pentingnya pembaruan data kependudukan untuk meningkatkan akurasi berbagai program bantuan sosial dan pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa para camat harus mengarahkan lurah dan RT agar segera mengumpulkan Kartu Keluarga (KK) warga guna memperbarui data kependudukan Kota Batam.
“Saya ingin data masyarakat Kota Batam lebih rapi. Oleh karena itu, mohon segera kumpulkan KK dan sampaikan kepada saya. Kita akan memperbarui sistem di Disdukcapil untuk memastikan apakah benar jumlah penduduk Batam mencapai 1,3 juta jiwa,” tambahnya.
Menurutnya, data kependudukan yang akurat sangat penting dalam mendukung program strategis seperti insentif bagi lansia dan anak sekolah, serta program berobat gratis. Dengan data yang tertata rapi, Pemko Batam dapat mengalokasikan anggaran secara lebih efisien dan memastikan bantuan tepat sasaran.
Target Implementasi dalam Satu Minggu
Sebagai langkah konkret, sesuai arahan Wali Kota Batam, Amsakara Achmad, Li Claudia menargetkan bahwa tugas ini harus mulai dikerjakan dalam waktu satu minggu ke depan.













