Sementara Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Natuna Riswandi mengatakan, pemerintah daerah sudah mengusulkan perencanaan pembangunan baru jaringan instalasi hingga distribusi air bersih yang bersumber dari bendungan Sebayar sebesar Rp 100 miliar kepada kementerian PUPR.
“Kedepan memang kita sudah mengusulkan melalui surat oleh pak Bupati di Kementerian PU untuk pembangunan spam Sebayar. Kalau disampaikan itu Rp 100 miliar. Itu sudah mengganti semua jaringan yang ada di Ranai,” jelas Riswandi.
Rencananya ini katanya, PDAM di Ranai masih menggunakan pipa pvc belum standar yang dibangun tahun 1982 lalu. Kondisinya sering pecah ketika debit air meningkat. Usulan tersebut termasuk sistem pengolahan.
Nanti ada bangunan instalasi pengolah air (IPA) yang ditarik dari Embung Sebayar sebelum distribusikan menjadi air bersih.










