Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Facebook Page
  • Instagram
  • Video
  • Batam
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
News Update
Angkat Suara, Lembaga Aras Gereja Kepri Desak Polisi Usut Tuntas Skandal Tiket Bodong Pesparawi Angkat Suara, Lembaga Aras Gereja Kepri Desak Polisi Usut Tuntas Skandal Tiket Bodong Pesparawi
Dinilai Kurang Proporsional, Orang Tua Calon Siswa di Kepri Persoalkan Sistem Kelulusan SPMB Dinilai Kurang Proporsional, Orang Tua Calon Siswa di Kepri Persoalkan Sistem Kelulusan SPMB
Identitas Jenazah di Perairan Pian Padang Terungkap: Korban Adalah Arip, ABK KM Ocean Three Identitas Jenazah di Perairan Pian Padang Terungkap: Korban Adalah Arip, ABK KM Ocean Three
Bertahun-tahun Cuma Dimodali SK Wali Kota, 37 Kampung Tua di Batam Akhirnya Mau Diperjuangkan Jadi Perda Bertahun-tahun Cuma Dimodali SK Wali Kota, 37 Kampung Tua di Batam Akhirnya Mau Diperjuangkan Jadi Perda
Bukan Salah Tarif Pelabuhan? 82% Ongkos Logistik Batam-Singapura Ternyata Tersedot di Luar Gerbang Bukan Salah Tarif Pelabuhan? 82% Ongkos Logistik Batam-Singapura Ternyata Tersedot di Luar Gerbang

Berita Terkini

Alasan Wasit Tidak Cek VAR saat Mengusir Jenner dari Lapangan

Alasan Wasit Tidak Cek VAR saat Mengusir Jenner dari Lapangan

Sepakbola16/04/202416/04/2024
Redaksi
VIDEO: Darurat Kemarau, Sejumlah Desa di Natuna Kekeringan!

VIDEO: Darurat Kemarau, Sejumlah Desa di Natuna Kekeringan!

Natuna15/04/202415/04/2024
Redaksi
Drone Siluman Iran Bikin Ketar-ketir Musuh, Jadi Inspirasi Negara Lain

Drone Siluman Iran Bikin Ketar-ketir Musuh, Jadi Inspirasi Negara Lain

Internasional15/04/202415/04/2024
Redaksi

Gudangberita.co.id

Iran Ancam Serangan Lebih Dahsyat ke Israel

Iran Ancam Serangan Lebih Dahsyat ke Israel

Internasional14/04/202414/04/2024
Redaksi
Pulau Tak Berpenghuni Ini Diserbu Warga saat Libur Lebaran, Unit SAR Natuna Siaga

Pulau Tak Berpenghuni Ini Diserbu Warga saat Libur Lebaran, Unit SAR Natuna Siaga

Natuna14/04/202414/04/2024
Redaksi
Bobol ATM di Indonesia, WNA Rusia Ini Kongkalingkong Bareng Hacker Meksiko

Bobol ATM di Indonesia, WNA Rusia Ini Kongkalingkong Bareng Hacker Meksiko

Kriminal14/04/202414/04/2024
Redaksi
Tragis, Pria Tewas dalam Freezer Mobil Es Krim di Jalan Sudirman

Tragis, Pria Tewas dalam Freezer Mobil Es Krim di Jalan Sudirman

Nusantara14/04/202414/04/2024
Redaksi
Menakar Keringnya Sumber Air Baku di Natuna saat Kemarau, Ini Kata DPRD

Menakar Keringnya Sumber Air Baku di Natuna saat Kemarau, Ini Kata DPRD

Natuna13/04/202413/04/2024
Redaksi
Wanita Muda di Bengkong Palapa Batam Gantung Diri Diduga Terlilit Utang

Wanita Muda di Bengkong Palapa Batam Gantung Diri Diduga Terlilit Utang

Batam13/04/202413/04/2024
Redaksi
Warga Desa Kelanga Natuna Terpaksa Antre Tampung Air saat Kemarau

Warga Desa Kelanga Natuna Terpaksa Antre Tampung Air saat Kemarau

Natuna11/04/202411/04/2024
Redaksi

Posts pagination

« Back 1 … 378 379 380 … 565 Next »

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Identitas Jenazah di Perairan Pian Padang Terungkap: Korban Adalah Arip, ABK KM Ocean Three
    29/06/202629/06/2026 265
  • 2
    Muda dan Progresif, Lawyer Sartika Lia Apriana Resmi Pimpin Wantan HKTI Lingga
    29/06/202629/06/2026 217
  • 3
    HET Hanya Rp4.600/Liter, Mengapa Harga Minyak Tanah di Singkep Melonjak Jadi Rp13 Ribu?
    25/06/202625/06/2026 199
  • 4
    Dua Hari Hilang Misterius di Hutan Lingga, Nenek Nurhayati Ditemukan Selamat
    26/06/202626/06/2026 178
  • 5
    Viral Aniaya Caddy Golf di Tangerang karena Cemburu, Pria Berinisial FP Resmi Jadi Tersangka!
    27/06/202627/06/2026 167
  • 6
    Guru Terima Video Asusila, Kasus Persetubuhan Anak Bawah Umur di Bengkong Batam Terbongkar
    23/06/202623/06/2026 82
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Dunia seolah runtuh saat seonggok jiwa suci yang b Dunia seolah runtuh saat seonggok jiwa suci yang baru saja melihat dunia harus menerima kenyataan pahit, ditinggalkan sendirian berteman dinginnya malam. Di dasar selokan Jalan Yos Sudarso, tepat di depan kawasan Gudang Utama, Lubuk Baja, Batam, jasad bayi laki-laki tak berdosa ditemukan terbungkus dalam sebuah karung beras pada Minggu (28/6/2026) siang. Penemuan memilukan ini terungkap ketika dua pekerja pipa, Cahya dan Heri, memeriksa karung mencurigakan tersebut menggunakan sebatang kayu setelah mendapat informasi dari warga. Hati mereka seketika tercekat saat melihat kepala sang bayi yang telah terbujur kaku, terabaikan tanpa pernah mencicipi hangatnya kasih sayang.

Di balik keheningan selokan yang menjadi saksi bisu akhir hidup sang bayi, tersimpan kepanikan dan ketakutan dari orang tua yang melahirkannya. Bergerak cepat dalam waktu kurang dari 24 jam, Tim Opsnal Polsek Lubuk Baja berhasil mengendus keberadaan sang ibu kandung, HYL (23), yang kemudian diamankan di sebuah rumah makan di kawasan Pasir Putih, Bengkong. Dalam pemeriksaan awal, Hardina tak berkutik dan mengakui telah membuang darah dagingnya sendiri tak lama setelah melahirkan. Polisi juga bergerak cepat mengamankan ayah biologis bayi tersebut di lokasi terpisah guna mengungkap tabir di balik tindakan keji yang tega membiarkan buah hati mereka mati dalam kesendirian.

Kini, kain batik cokelat, baju hitam, dan karung beras yang menjadi selimut terakhir sang bayi di dalam selokan telah disita polisi sebagai barang bukti. Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, menyatakan bahwa pelaku kini dijerat dengan Pasal 460 ayat (1) dan (2) KUHP tentang tindak pidana seorang ibu yang merampas nyawa anaknya karena takut kelahirannya diketahui orang lain. Proses penyidikan terus didalami untuk menyusun utuh kronologi tragedi ini. Hukum mungkin akan menjatuhkan sangsi berat bagi kedua orang tuanya, namun keadilan itu tak akan pernah bisa mengembalikan kehangatan hidup yang telah dirampas dari sang malaikat kecil.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland
Sebuah tragedi kemanusiaan yang memilukan kembali Sebuah tragedi kemanusiaan yang memilukan kembali mengoyak rasa keadilan di Kota Batam. Di tengah hiruk-pikuk Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Lubuk Baja, sesosok jiwa suci yang baru saja menghirup napas pertamanya di dunia harus menghadapi kenyataan yang teramat kejam. Pada Minggu (28/6/2026) siang, jeritan sunyi bayi laki-laki tak berdosa itu terbungkam selamanya di dalam sebuah karung beras dingin di dasar selokan depan kawasan Gudang Utama. Penemuan memilukan ini bermula saat dua pekerja yang sedang menggali pipa, Cahya dan Heri, memeriksa karung mencurigakan tersebut dengan sebatang kayu, hanya untuk menemukan kepala sang malaikat kecil yang telah terbujur kaku tanpa sempat merasakan hangatnya dekapan seorang ibu.

Di balik akhir pilu sang bayi, ada ketakutan egois yang mengalahkan naluri keibuan. Kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan, Tim Opsnal Polsek Lubuk Baja bergerak cepat merajut benang merah penyelidikan dan berhasil mengamankan sang ibu kandung, HYL (23). HYL diamankan petugas di sebuah rumah makan di kawasan Pasir Putih, Bengkong, dan langsung mengakui bahwa dirinya tega membuang darah dagingnya sendiri ke dalam selokan tak lama setelah melahirkan. Tak hanya sang ibu, polisi juga bergerak cepat mengamankan ayah biologis bayi tersebut di lokasi terpisah guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka yang telah menutup paksa lembaran hidup buah hati mereka.

Kini, dinginnya dinding sel tahanan menjadi tempat bagi kedua orang tua tersebut merenungi tindakan mereka yang berada di luar batas kemanusiaan. Dari tempat kejadian perkara, polisi menyita barang bukti yang menjadi saksi bisu hari terakhir sang bayi, mulai dari karung beras, kain batik cokelat, hingga pakaian hitam. Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, menegaskan bahwa Hardina kini dijerat dengan Pasal 460 ayat (1) dan (2) KUHP tentang seorang ibu yang merampas nyawa anaknya karena takut kelahirannya diketahui orang lain. Proses penyidikan masih terus berjalan demi menguak kronologi utuh, namun bagi sang malaikat kecil, keadilan di dunia ini hanyalah sebuah penghormatan terakhir atas hidupnya yang dirampas terlalu cepat.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland
Misteri penemuan sesosok mayat yang mengapung di P Misteri penemuan sesosok mayat yang mengapung di Perairan Pian Padang, Kabupaten Natuna, akhirnya terungkap pada Senin (29/6/2026) pagi. Melalui proses identifikasi bersama pihak keluarga, korban dipastikan adalah Arip (20), seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Ocean Three yang sempat dinyatakan hilang. Pihak keluarga berhasil mengenali korban secara akurat melalui tanda lahir yang terdapat pada tubuh jasad warga Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan tersebut.

Jasad Arip pertama kali ditemukan oleh unsur SAR Nelayan mitra Bakamla Ranai sekitar pukul 09.10 WIB. Merespons laporan darurat tersebut, Kantor SAR Natuna langsung mengerahkan tim menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) untuk mempercepat proses evakuasi. Jasad korban kemudian dibawa melalui Pelabuhan Penagi dan langsung diserahkan ke mobil jenazah Puskesmas Ranai untuk diantar menuju rumah duka.

Meskipun identitas Arip telah terungkap, Operasi SAR Gabungan di perairan Natuna masih terus dilanjutkan. Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menjelaskan bahwa fokus pencarian kini dialihkan untuk menemukan satu ABK tersisa yang masih hilang atas nama Yoga (21). Mengingat nahkoda kapal bernama Wan Zaidan (47) telah lebih dulu diselamatkan, Tim SAR kini memperluas penyisiran ke arah utara sesuai dengan prediksi pola pergerakan arus laut setempat.

#natuna #ranainatuna #basarnas #lautnatuna
Pemerintah Kota Batam akhirnya mulai mengebut peny Pemerintah Kota Batam akhirnya mulai mengebut penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penataan Kampung Tua demi memperkuat tameng hukum wilayah historis tersebut. Langkah ini diambil karena dasar hukum yang digunakan selama ini dinilai kurang sakti lantaran hanya mengandalkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota. Dengan menaikkan status regulasinya menjadi Peraturan Daerah (Perda), 37 titik Kampung Tua yang tersebar di Batam diharapkan memiliki kekuatan hukum yang absolut dan tidak mudah digusur oleh masifnya ekspansi proyek pembangunan kota modern.

Urgensi peningkatan payung hukum ini menjadi sangat krusial mengingat posisi tawar masyarakat adat kerap melemah saat berhadapan dengan kepentingan investasi dan tata ruang kota. Melalui draf Perda yang sedang digodok ini, Pemko Batam tidak hanya ingin melegalisasi batas wilayah, tetapi juga menjadikannya pedoman resmi dalam melindungi hak-hak masyarakat asli/tempatan yang sudah bermukim jauh sebelum Batam berkembang menjadi kota industri. Kepastian status legalitas tanah ini ditargetkan mampu memberikan rasa aman yang konkret bagi warga dari bayang-bayang sengketa lahan.

Kendati proses konsultasi publik naskah akademik telah dibuka secara transparan dengan melibatkan para tokoh adat dan akademisi, tantangan terbesar kini berada pada ketepatan waktu pengesahannya. Wali Kota Batam Amsakar Achmad beserta jajarannya telah menginstruksikan agar regulasi ini segera dituntaskan sebelum memasuki pembahasan bersama DPRD Kota Batam. Kehadiran Perda ini nantinya harus mampu menjadi benteng pertahanan yang implementatif bagi kearifan lokal, memastikan bahwa kemajuan ekonomi Batam tidak lantas menyingkirkan identitas sejarah Melayu dari tanah leluhurnya.

#batam #batamhits #batamisland #kampungtua
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Perspektif
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer