Pada Minggu, 24 November 2024, sekitar pukul 09.30 waktu setempat, warga desa Allapur menemukan mobil yang tergeletak di dasar sungai bersama para korban.
Polisi yang tiba di lokasi mengonfirmasi bahwa kendaraan tersebut jatuh dari jembatan yang rusak.
Tanggapan Pemerintah Daerah dan Google
Anggota keluarga korban dan masyarakat setempat mengkritik pemerintah daerah karena tidak menutup akses ke jembatan yang berbahaya tersebut.
Sebagai respons, kepolisian menangani laporan terhadap beberapa orang, termasuk petugas dari departemen pekerjaan umum dan seorang pejabat dari Google Maps.
Google, yang merupakan perusahaan teknologi di balik layanan navigasi tersebut, menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga korban.
“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Kami bekerja sama dengan pihak berwenang dan memberikan dukungan penuh dalam penyelidikan,” kata pihak Google.













