Kamaruddin juga menyoroti kenaikan biaya haji reguler akibat inflasi, yang setiap tahun semakin memberatkan. Dengan program ini, jemaah dapat menabung secara bertahap tanpa terbebani kenaikan biaya tahunan.
Jaminan Keamanan Dana Jemaah
Kamaruddin menegaskan, program ini tidak mengandung unsur skema investasi palsu. “Dana jemaah disimpan langsung di bank syariah, bukan di rekening travel. Sistem ini sesuai dengan prinsip syariah yang diawasi oleh Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” jelasnya.
Branch Manager Bank Riau Kepri Syariah Cabang Batam, Irsyadi Syukri, menyatakan program ini merupakan terobosan luar biasa dalam pembiayaan ibadah haji. “Nettour Batam menawarkan solusi konkret bagi umat Islam untuk mewujudkan impian menunaikan ibadah haji,” katanya.
Kamaruddin mengajak umat Islam untuk segera mendaftar tanpa menunda. “Menunda pendaftaran haji hanya memperpanjang antrean dan menambah usia. Ibadah haji sebaiknya dilakukan saat tubuh masih sehat dan bugar,” serunya.
Ia juga mengingatkan calon jemaah untuk memprioritaskan ibadah haji. “Jika kita bisa mencicil motor, mobil, atau renovasi rumah, kenapa tidak untuk haji? Ini adalah kewajiban, dan Allah akan mempermudah jalan bagi yang berniat,” tambahnya.








