BatamBatam Punya CeritaZona Headline

Nekat! Pasutri Ini Berhaji Naik Motor ke Mekkah, Start Jalur Baru dari Batam

788
×

Nekat! Pasutri Ini Berhaji Naik Motor ke Mekkah, Start Jalur Baru dari Batam

Share this article
Pasutri asal kota Bandung naik haji pakai sepeda motor bakal merintis jalan baru, mulai start dari kota Batam menuju Singapura. foto: @CEBOL30_SUMATRA
banner 468x60

Kemudian, lanjut Darmansyah adalah biaya paspor sekitar Rp300 ribu.

Kemudian dirinya juga mengurus CPD Carnet atau paspor kendaraan supaya bisa keliling dunia, biayanya sebesar Rp6 juta.

“Itu rinciannya, Rp5 juta adalah untuk mendapatkan buku CPD Carnet dan Rp1 juta biaya administrasi,” ungkapnya.

Kemudian, CPD karnet itu juga harus ada jaminan sebesar 25 persen dari faktur kendaraan yang digunakan.

BACA JUGA:  Populasi Terus Menyusut, Nasib Primata Endemik Kekah Natuna Kini di Ujung Tanduk

“Itu estimasi biaya perizinan yang kita keluaran diluar perjalanan,” tutupnya.

Seperti diberitakan Pasutri ini takut umur tak sampai, sehingga keduanya nekat naik motor untuk menunaikan ibadah haji ke Mekkah.

Antrean haji yang terlalu lama membuat Pasutri asal Bandung ini menarik tabungan haji dan pergi ke tanah suci atas inisiatif sendiri.

BACA JUGA:  Wali Kota Batam Amsakar Achmad Berangkat Haji, Kloter 25 Resmi Tutup Embarkasi Batam 2026

Pasutri ini memilih berkendara dengan sepeda motor hingga belasan ribu kilo meter demi bisa melaksanakan ibadah haji.

Butuh waktu sekitar 8 buan sebelum tiba di jazirah Arab.

Setelah 10 hari melakukan perjalanan dari kota Bandung, bikers bernama Dermasyah Deva Sani (59) dan istrinya Misnawati (61) ini akhirnya tiba di kota Padang.

BACA JUGA:  Polda Kepri Bongkar Sindikat Impor Barang Bekas Ilegal dari Singapura: Ratusan Pakaian dan Sepatu Disita di Batam Center

Keduanya merupakan pensiunan dosen dan dokter yang bercita-cita ingin mendatangi ribuan masjid selama perjalanan mereka ke kota suci.

Mengendarai motor 250 cc dan barang bawaan empat box yang mengantung di belakang motor, keduanya akan menghabiskan masa pensiun dengan berpetualang sembari beribadah.