Berdasarkan pantauan di lapangan, fisik pesawat NAM Air tersebut telah dipindahkan dari apron utama. Salah seorang petugas maskapai di lokasi mengungkapkan bahwa perbaikan belum bisa dipastikan karena masih menunggu pengiriman suku cadang (spare part) dari Jakarta.
Hingga berita ini diturunkan, para penumpang masih menumpuk di area ruang tunggu penerbangan Bandara Hang Nadim Batam untuk menunggu kepastian opsi kompensasi maupun penjadwalan ulang (reschedule) penerbangan ke Ranai, Natuna.














