Bupati Lingga juga menyoroti fokus nasional pada penguatan ekonomi rakyat dan percepatan pengentasan kemiskinan. Menurutnya, Kabupaten Lingga harus mengoptimalkan potensi lokal seperti sektor kelautan dan perikanan, UMKM, serta pertanian agar pertumbuhan ekonomi bersifat inklusif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kita ingin ekonomi rakyat bergerak, UMKM tumbuh, nelayan dan petani sejahtera. Itu menjadi fokus utama dalam penyusunan RKPD 2027,” ujarnya.
Selain itu, Pemkab Lingga menyatakan komitmennya mendukung dan mengawal program prioritas nasional, antara lain Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan pengembangan Kampung Nelayan. Bupati menegaskan pentingnya perencanaan yang realistis serta pengawasan ketat agar implementasi program berjalan tepat sasaran dan tidak sekadar menjadi slogan.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lingga juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk menerapkan gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagaimana instruksi Presiden. Ia menekankan gerakan tersebut harus menjadi budaya kerja di lingkungan pemerintahan, mulai dari kantor hingga pelayanan publik.
Musrenbang Kabupaten Lingga 2026 diharapkan menjadi forum strategis untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan kebijakan nasional serta kemampuan keuangan daerah. Melalui perencanaan yang partisipatif, terukur, dan berkelanjutan, Pemkab Lingga optimistis mampu mendorong pembangunan daerah yang lebih maju dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.






