BatamWisataZona Headline

Mulai Bosan Liburan di Bali, Turis Korea Pilih Healing ke Batam

237
×

Mulai Bosan Liburan di Bali, Turis Korea Pilih Healing ke Batam

Share this article
ilustrasi.
banner 468x60

“Jadi di Asia Timur, seperti Jepang, Korea, dan China, mereka punya yang namanya golden week. Itu libur sekitar dua minggu antara Mei-April. Ketika golden week, mereka liburan ke luar negeri,” papar Wisnu.

Melihat momentum dan kesempatan tersebut, Wisnu mengatakan bahwa Kemenparekraf telah berkoordinasi dengan sejumlah maskapai penerbangan asal Korea Selatan untuk menambah frekuensi penerbangan langsung dari Negeri Ginseng ke Indonesia.

BACA JUGA:  Perusahaan Bandel? Laporkan! Pemko Batam Buka Posko Pengaduan THR di 3 Lokasi Ini

Hingga saat ini, ada empat penerbangan dari Korea ke Indonesia, yakni Garuda Indonesia dengan jadwal dua kali dalam seminggu untuk rute Seoul ke Jakarta, Korean Air tiga kali dalam seminggu untuk rute Seoul ke Jakarta, dan Korean Air sembilan kali dalam seminggu untuk rute Seoul ke Denpasar.

“Barusan saya bertemu dengan manajer Korean Air. Saat ini sedang dalam proses untuk meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi sebelas kali perminggu ke Denpasar,” ujar Wisnu.

BACA JUGA:  Ombudsman Kepri Cium Aroma 'Pembiaran' Tambang Pasir Ilegal di Batam: Jangan Hanya Ganti Pemain!

“Kemudian kita juga dorong Korean Air dan Asiana Air untuk juga terbang ke Yogyakarta dan ke Manado. Apalagi di Yogyakarta, Bandara YIA, itu sudah sangat besar. Bagus dan Airbus A380 juga sudah bisa mendarat di Yogyakarta,” lanjutnya.

Hingga paruh pertama 2023, Kemenparekraf telah mencatat bahwa sebanyak 145 ribu wisatawan Korea Selatan telah mengunjungi Indonesia. Jumlah tersebut sudah melebihi dari setengah target Kemenparekraf untuk kunjungan wisman Korea Selatan, yakni 194.500 wisatawan.