AnambasZona Headline

Misteri Kapal Mati Mesin di Laut Anambas, Ini Kisah Selamatnya Dua Nelayan Muda

1184
×

Misteri Kapal Mati Mesin di Laut Anambas, Ini Kisah Selamatnya Dua Nelayan Muda

Share this article
Setelah empat hari hilang kontak di tengah lautan luas, dua nelayan muda yang sebelumnya dikira hilang tanpa jejak, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. (Foto: ist)
banner 468x60

“Mereka ditemukan tanpa alat komunikasi, hanya dengan perbekalan seadanya. Keajaiban,” ujar Kasubsie Siaga dan Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman.

Kapal Mati, Laut Sunyi, dan Doa Tanpa Henti

Selama empat hari di lautan lepas, keduanya hanya mengandalkan air minum dan makanan ringan yang dibawa dari rumah. Tanpa radio, tanpa sinyal, dan hanya harapan yang menemani malam-malam dingin di tengah laut.

BACA JUGA:  Target Gaji ke-13 Diragukan? THR ASN Lingga Saja Hingga Kini Masih 'Zonk'

“Kami berdoa terus. Hanya itu yang bisa kami lakukan,” kata seorang anggota keluarga saat penyambutan kepulangan mereka di Desa Munjan.

Nelayan yang menemukannya mengaku tak sengaja melintas di area yang sama saat mengecek rumpon. Kapal korban terlihat diam, tanpa gerak, nyaris tersamarkan kabut dan ombak.

SAR Imbau Warga Patuhi Prosedur Pelayaran

BACA JUGA:  22 Tahun Mengabdi di Perbatasan Ujung Utara Kepulauan Riau, Kasipropam Anambas Beserta Istri Dapat Hadiah Umroh dari Kapolda Kepri

Kepala SAR Natuna menegaskan pentingnya standar keselamatan pelayaran, mulai dari radio komunikasi, HP satelit, hingga pelaporan rute kepada aparat desa.

“Ini pelajaran penting. Bahkan pelayaran singkat bisa berujung bencana jika tidak disiapkan dengan baik,” kata Abdul Rahman.

SAR juga mengapresiasi soliditas antar-lembaga dan peran media yang mempercepat penyebaran informasi. Solidaritas nelayan lokal turut menjadi kunci dalam keberhasilan pencarian ini.