Meski sudah beberapa hari dilakukan penyisiran, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan tiga warga tersebut. “Kondisinya cukup sulit, dan kami masih terus berupaya,” tambah Abdul Rahman.
Beberapa warga sekitar menyebutkan bahwa Bukit Bedung dikenal sebagai kawasan yang angker dan sulit dijangkau. Kisah-kisah mistis pun kembali beredar, menambah kepanikan warga. Namun pihak berwenang menegaskan bahwa pencarian akan tetap dilakukan dengan pendekatan profesional dan prosedural.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna mengimbau masyarakat untuk lebih waspada sebelum melakukan aktivitas di alam bebas, khususnya di kawasan hutan lebat seperti Bukit Bedung.
“Persiapan fisik, logistik, alat komunikasi, dan izin kepada pihak keluarga harus dilakukan sebelum masuk hutan. Jangan anggap sepele,” kata Abdul Rahman.







