Ia berkomunikasi dengan ponsel milik salah seorang pendaki lainnya yang membantunya. “Temannya itu meninggal,” kata Rani.
Ife sempat ragu mendaki
Ia bercerita sempat berkomunikasi dengan Ife di hari kedua dirawat di rumah sakit. “Dia cerita waktu mau naik kelihatan burung gagak. Kalau saya nggak berani nanya banyak soalnya kondisinya lagi butuh istirahat,” kata Rani.
Bahkan ia mengatakan Ife sempat bercerita jika kala itu sempat bimbang dan mengajak teman-teman yang lainnya untuk turun kembali. Namun Rani tak melanjutkan cerita itu karena khawati kondisi psikologis Ife yang sedang dirawat.
Meninggal di RSUP M Djamil Padang
Kepergian Ife menambah catatan korban tewas erupsi Marapi jadi 24 orang. Ife menghembuskan nafas terakhir pukul 17.45 WIB di RSUP. M. Djamil Padang.
Sebagai informasi, Ife mengalami luka bakar hampir 41 persen. Dirinya sempat mendapat perawatan secara intensif di ruang ICU.
Jenazahnya dibawa ke rumah duka di daerah Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Ia dikebumikan di pemakaman milik keluarga.
Viral di medsos saat minta tolong
Ife sebelumnya viral di media sosial. Hal itu lantaran ia mengirimkan sebuah rekaman permintaan tolong kepada ibundanya saat terjadi erupsi di Gunung Marapi.












