NusantaraZona Headline

Innalillahi.. Zhafirah Ife Meninggal, Pendaki Marapi yang Viral Minta Tolong ke Ibu

695
×

Innalillahi.. Zhafirah Ife Meninggal, Pendaki Marapi yang Viral Minta Tolong ke Ibu

Share this article
Zhafirah (Ife), mahasiswi berusia 19 tahun itu ramai dibicarakan di media sosial karena sempat meminta pertolongan ibunya setelah digulung awan panas Gunung Marapi pada Minggu (3/12/2023). (dok. Gudangberita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Padang – Zhafirah Zahrim Febrina (Ife) menjadi korban ke-24 tragedi Marapi. Ife sempat viral saat meminta bantuan kondisinya dengan mengirimkan video ke ibunya.

Harapan membuncah saat Ife diselamatkan oleh tim evakuasi saat itu. Kondisinya yang lemah dengan luka bakar parah akibat debu vulkanis. Ife kemudian menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit, hingga dirujuk ke RSUP M Djamil, Kota Padang.

BACA JUGA:  Wujudkan Mimpi Punya Rumah, Pemkab Natuna Gratiskan BPHTB untuk Masyarakat Penghasilan Rendah: Cek Syaratnya!

Namun takdir memang tak dapat diterka. Si Cantik Ife, Mahasiswi Politeknik Negeri Padang itu mengembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan di RSUP M Djamil Padang, Minggu, 17 Desember 2023, pukul 17.55 WIB.

Pendaki yang meninggal akibat erupsi Gunung Marapi pada Minggu, 3 Desember 2023, pun totalnya kini menjadi 24 orang. Ife menjadi korban meninggal ke 24.

BACA JUGA:  "Aku Merasakan Ada yang Berubah," Curhat Pilu Sahabat Kenang Makan Siang Terakhir Bersama Vita Sebelum Tragedi Batu Ampar
kabar duka yang diunggah akun Instagram @politekniknegeripadang_pnp

Ife adalah satu di antara 75 pendaki yang berada di kawasan puncak saat Marapi erupsi 3 Desember lalu. Ia viral karena merekam kondisinya saat dihantam erupsi.

Keterangan dari akun resmi Politeknik Negeri Padang di media sosial, Ife menjalani perawatan di RSUP M Djamil dengan kondisi luka bakar 70 persen.

“Innalillahiwainna ilaihirojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah Zhafirah Zahrim Febrina (Ife), Mahasiswa Politeknik Negeri Padang korban erupsi Gunung Marapi, sore ini sekitar pukul 17.45 di RSUP M Djamil Padang, setelah menjalani perawatan akibat luka bakar 70% yang menimpa beliau,” tulis kabar duka yang diunggah akun Instagram @politekniknegeripadang_pnp, Minggu.