Gudangberita.co.id, Batam – Dua orang nelayan di Kabupaten Natuna dilaporkan mengalami insiden darurat setelah kapal pompong mereka mengalami kerusakan mesin saat melaut di perairan Pulau Laut, Minggu (22/6/2025) malam.
Peristiwa ini langsung ditangani secara cepat oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Natuna melalui Unit Siaga SAR (USS) Pulau Laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, mengatakan laporan masuk sekitar pukul 18.40 WIB, dan tim segera bergerak menuju lokasi kejadian yang berada pada koordinat 4° 30.936’N 107° 52.854’E atau sekitar 10 nautical mile (nm) dari pos USS Pulau Laut.
“Kami berupaya mengevakuasi nelayan yang terjebak dengan cepat dan aman,” tegas Abdul Rahman dalam keterangannya.
Untuk memastikan proses evakuasi berjalan efektif dan efisien, tim SAR gabungan dikerahkan. Personel berasal dari USS Pulau Laut, Posal Pulau Laut, Babinsa Pulau Laut, Polsek Pulau Laut, serta dibantu para nelayan lokal yang paham medan laut sekitar.
Kondisi cuaca saat proses pencarian dan evakuasi dilaporkan berawan dengan gelombang setinggi 0,5–1,25 meter, suhu udara 27–29°C, serta angin berhembus dari barat daya dengan kecepatan 11 km/jam. Kondisi ini dinilai masih aman bagi operasi penyelamatan.













