harris
BatamPendidikanZona Headline

Kurikulum Lokal hingga Bahasa Melayu Masuk Ranperda Pendidikan Batam

55
×

Kurikulum Lokal hingga Bahasa Melayu Masuk Ranperda Pendidikan Batam

Share this article
Budaya melayu. (Foto: ilustrasi)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – DPRD Kota Batam resmi mengesahkan Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan dalam rapat paripurna, Jumat (15/8/2025).

Salah satu poin penting yang menarik perhatian adalah masuknya kurikulum muatan lokal dan penggunaan Bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar di dunia pendidikan.

Ketua Pansus, Muhammad Yunus SPi, menegaskan bahwa perubahan regulasi pendidikan ini menjadi kebutuhan mendesak seiring perkembangan zaman dan keluarnya sejumlah aturan nasional terbaru.

BACA JUGA:  Fesmed Selat Malaka 2026: Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik

“Perubahan Perda 2019 sudah harus dilakukan agar pendidikan di Batam selaras dengan standar nasional, sekaligus tetap mengakomodasi identitas dan kebutuhan lokal,” ujarnya.

Dalam pasal-pasal Ranperda yang baru, Bahasa Indonesia tetap menjadi bahasa utama, namun sekolah juga diperbolehkan menggunakan Bahasa Melayu dan bahasa asing sesuai kebutuhan global. Aturan ini dinilai penting untuk menjaga akar budaya lokal sekaligus menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan internasional.

BACA JUGA:  Kabut Asap Batam Batam Memburuk, Bayi, Lansia dan Ibu Hamil Jadi Prioritas Perlindungan

“Pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, dan identitas daerah. Bahasa Melayu sebagai bahasa ibu di Batam harus tetap hidup di ruang-ruang kelas,” kata Yunus.

Selain bahasa, Ranperda juga mengatur kurikulum muatan lokal. Materinya mencakup penguatan iman, karakter bangsa, potensi daerah, hingga tuntutan pembangunan Batam sebagai kota industri dan perdagangan internasional.

BACA JUGA:  Kolaborasi Dua Chef Internasional Hadirkan Perayaan Natal dan Tahun Baru dengan Sentuhan Nusantara di Oakwood Grand Batam