Tidak hanya itu, jumlah pelanggan Indosat di wilayah Sumbagut naik 19%, disusul Sumbagteng yang meningkat 15,8%, dan di Sumbagsel tumbuh menjadi lebih dari 6,7 juta pelanggan.
Ekspansi di sisi jaringan ini mencerminkan komitmen Indosat untuk terus memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas infrastruktur telekomunikasinya guna memberikan pengalaman mengesankan (marvelous experience) bagi pelanggan khususnya di wilayah Sumatera. yang membuktikan kepercayaan masyarakat Sumatera terhadap produk dan layanan dari Indosat semakin besar.
Pada Q1 2024, Indosat mengalami peningkatan Outlook dari “Stabil” menjadi “Positif” oleh lembaga pemeringkat internasional, Fitch, dan mempertahankan peringkat kredit AA+(idn). Perusahaan juga menerima peringkat idAAA (Stabil) dari Pefindo.
Dalam beberapa minggu terakhir, ISAT masuk ke dalam Indeks LQ45 sebagai salah satu indeks paling likuid di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ini mencerminkan kondisi keuangan yang solid dan prospek pertumbuhan yang sangat baik, dengan nilai transaksi tinggi dan frekuensi yang tinggi di pasar modal Indonesia.
Indosat memperkuat posisinya sebagai pionir teknologi di Indonesia dengan mengumumkan kolaborasi revolusioner bersama NVIDIA, sebagai NVIDIA Cloud Provider Partner pertama di dalam negeri.













