“Kami mendapatkan laporan dari warga dan segera menuju lokasi. Setelah diperiksa lebih lanjut, ditemukan sepeda motor yang identik dengan kendaraan milik korban,” ungkapnya.
Jasad Tatap Limbong kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.
Keluarga Berduka, Polisi Lanjutkan Penyelidikan
Setelah identitas korban terkonfirmasi, pihak keluarga yang sudah lama mencarinya pun terpukul dengan kenyataan pahit ini. Marben Limbong menuturkan bahwa adiknya adalah sosok yang baik, tidak memiliki musuh, dan sangat mencintai keluarganya.
“Dia tidak pernah mabuk-mabukan dan tidak pernah memiliki masalah dengan siapa pun,” tambahnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah kematian Tatap Limbong murni kecelakaan atau ada indikasi tindak kriminal. Hasil otopsi diharapkan dapat memberikan jawaban atas misteri yang menyelimuti kasus ini.













