Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2025, khususnya di rute yang mengalami lonjakan penumpang signifikan.
Pelni juga menginstruksikan kepada nakhoda KM Bukit Raya agar menyampaikan laporan perjalanan kapal, tabel silang penumpang dan muatan, serta kendala operasional pada setiap akhir voyage kepada divisi terkait, termasuk Divisi Usaha Penumpang Non Komersial dan Pusat Reservasi.
Masyarakat yang akan menggunakan jasa KM Bukit Raya disarankan untuk memperhatikan perubahan jadwal ini serta melakukan reservasi lebih awal guna menghindari kehabisan tiket. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui kontak resmi Pelni.
Dengan adanya penyesuaian rute ini, diharapkan layanan transportasi laut selama Lebaran 2025 dapat berjalan lebih lancar dan memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya di jalur Surabaya, Semarang, dan Kumai yang menjadi titik utama lonjakan penumpang.










