Selaku calon anggota legislatif (Caleg) ia juga memberikan pandangannya
“Saya minta walikota batam untuk memberikan peringatan kepada direktur moya untuk bekerja dengan baik. Jika tidak bisa juga silahkan mengundurkan diri sebagai wali kota dan kembalikkan (pengelolaan) ke ATB,” ucapnya.
Layanan air bersih yang diambil alih SPAM Batam dari ATB memang sangat dibawah kualitasnya saat dikelola perusahaan swasta tersebut
BP Batam memenangkan PT Moya dalam tender sebagai pengelola layanan air bersih di Batam. Perusahaan ini membentuk dua perusahaan cangkang PT Air Batam Hilir dan PT Air Batam Hulu untuk membagi fungsinya.
Hanya saja lewat koodinasi di bawah sistem SPAM Batam, layanan air bersih di Batam menjadi downgrade dengan segelumit permasalahan yang terjadi. Bahkan Kota Batam mendapat julukan baru yang viral di media sosial sebagai kota elit air sulit. Hal ini tentu menjadi preseden buruk.













