“Ini adalah investasi strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas tambang. Kami berharap ini membuka banyak lapangan kerja dan peluang ekspor ke pasar internasional,” ucap Aryo.
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyambut baik kehadiran investasi dari keluarga Presiden. Ia menilai PT STANIA akan mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta memperkuat posisi Batam sebagai kota industri berskala global.
“Ini bentuk kepercayaan investor besar terhadap Batam. Kami berharap suasana kondusif terus dijaga agar lebih banyak industri strategis masuk ke kota ini,” kata Amsakar.
Peresmian pabrik ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM RI Todotua Pasaribu, Forkopimda Kepri dan Kota Batam, serta sejumlah pejabat penting lainnya.







