Gudangberita.co.id, Batam – Calon investor asal Korea Selatan, Kim Junghyeon, menyampaikan minatnya untuk menanamkan modal di Batam pada sektor Re-refine Waste Machinery Oil—industri daur ulang minyak atau oli bekas pertama yang akan hadir di kota ini.
Minat investasi tersebut disampaikan saat kunjungan Kim ke Marketing Centre BP Batam, Selasa (8/7/2025), dan disambut langsung oleh Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis.
Dalam pertemuan itu, Kim memaparkan rencananya membangun fasilitas recycle oli bekas dengan kapasitas awal 5 ton per hari. Produk hasil daur ulang akan diekspor ke berbagai negara tujuan, menjadikan Batam sebagai sentra pengolahan limbah B3 berstandar ekspor.
“Kami sangat senang bisa menyampaikan langsung rencana investasi ini. Dukungan BP Batam membuat kami semakin yakin bahwa Batam adalah lokasi yang tepat untuk memulai industri ini,” ujar Kim.
Menanggapi rencana tersebut, Fary Francis menegaskan bahwa BP Batam berkomitmen untuk mengawal penuh investasi ini dari awal hingga terealisasi.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, BP Batam diberi mandat untuk mendorong investasi strategis yang berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi. Industri daur ulang seperti ini adalah yang pertama di Batam, dan kami siap mendukung penuh,” ungkap Fary.







