“Untuk anaknya sudah kita amankan di rumah perlindungan provinsi, sementara pelaku masih dalam pemeriksaan psikolog dan lebih lanjut,” kata Diah.
Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah video dugaan kekerasan terhadap seorang balita beredar luas di media sosial.
Kini, perhatian diarahkan pada keselamatan korban serta memastikan proses penanganan terhadap terduga pelaku berjalan sesuai ketentuan dan berdasarkan hasil pemeriksaan pihak berwenang.







