Memasuki hari Senin (27/7/2026) sore, proses evakuasi badan kapal yang karam masih terus dilakukan secara gotong royong.
Bangkai kapal kayu tersebut ditarik menggunakan tali yang dihubungkan ke dua unit kapal kayu milik warga lokal untuk digeser menuju area yang lebih dangkal dan aman.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi cuaca di sekitar perairan Singkep diimbau untuk terus diwaspadai oleh para nelayan setempat mengingat potensi gelombang tinggi dan keberadaan material berbahaya seperti tiang pancang yang dapat mengancam keselamatan pelayaran.













