EkonomiNatuna

Kapal Tanker ‘Disulap’ Jadi Fasilitas Migas di Laut Natuna

331
×

Kapal Tanker ‘Disulap’ Jadi Fasilitas Migas di Laut Natuna

Share this article
Kapal Tanker Jadi Fasilitas Migas di Laut Natuna/Foto: Dok. SKK Migas
banner 468x60

Dwi mengatakan pembangunan atau koversi Kapal Tangker ke FPSO merupakan bagian dari upaya SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Medco Energi dalam meningkatkan kapasitas produksi minyak dan gas guna mendukung ketersediaan energi nasional. Proyek konversi tanker menjadi FPSO pun sudah rampung 80%.

“FPSO ini dibangun untuk peningkatan produksi gas dan direncanakan akan sail away (berlayar) pada Agustus, dan digunakan pada saat proyek Forel Onstream di kuartal IV-2024, ” jelasnya.

BACA JUGA:  Kerja Sama Natuna–Hainan: Angin Segar Bagi UMKM dan Pelaku Usaha Lokal

Direktur & Chief Operating Officer Medco Energi Ronald Gunawan, menjelaskan bahwa FPSO Marlin Natuna bakal digunakan pada proyek forel area di Kepulauan Natuna dengan kontribusi 10 Ribu BOPD. Pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyelesaikan fasilitas produksi tersebut.

“Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak sehingga proyek ini terus berjalan dengan aman,” ujar Ronald.

BACA JUGA:  Tiga Pekan Diselimuti Kabut Asap Karhutla Kalimantan, Sekolah di Serasan Natuna Meliburkan Siswa dan 52 Warga Kena ISPA

Ronald juga menjelaskan bahwa Medco E&P Natuna sedang melakukan pengeboran sumur lepas pantai atau offshore untuk mengembangkan lapangan gas West Belut dan Terubuk. West Belut diharapkan rampung di kuartal IV-2024, sementara lapangan gas Terubuk dijadwalkan selesai di kuartal III-2025.