EkonomiNatuna

Kapal Tanker ‘Disulap’ Jadi Fasilitas Migas di Laut Natuna

322
×

Kapal Tanker ‘Disulap’ Jadi Fasilitas Migas di Laut Natuna

Share this article
Kapal Tanker Jadi Fasilitas Migas di Laut Natuna/Foto: Dok. SKK Migas
banner 468x60

Dwi mengatakan pembangunan atau koversi Kapal Tangker ke FPSO merupakan bagian dari upaya SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Medco Energi dalam meningkatkan kapasitas produksi minyak dan gas guna mendukung ketersediaan energi nasional. Proyek konversi tanker menjadi FPSO pun sudah rampung 80%.

“FPSO ini dibangun untuk peningkatan produksi gas dan direncanakan akan sail away (berlayar) pada Agustus, dan digunakan pada saat proyek Forel Onstream di kuartal IV-2024, ” jelasnya.

BACA JUGA:  Bukan Halal Bihalal Biasa, Prajurit Yonkomposit 1/Gardapati "Serbu" Puncak Gunung Ranai dengan Aksi Bersih Lingkungan

Direktur & Chief Operating Officer Medco Energi Ronald Gunawan, menjelaskan bahwa FPSO Marlin Natuna bakal digunakan pada proyek forel area di Kepulauan Natuna dengan kontribusi 10 Ribu BOPD. Pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyelesaikan fasilitas produksi tersebut.

“Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak sehingga proyek ini terus berjalan dengan aman,” ujar Ronald.

BACA JUGA:  Basah Kuyup Berbalut Seragam, Kapolres Natuna Terjang Pantai Piwang Evakuasi Bocah Tenggelam

Ronald juga menjelaskan bahwa Medco E&P Natuna sedang melakukan pengeboran sumur lepas pantai atau offshore untuk mengembangkan lapangan gas West Belut dan Terubuk. West Belut diharapkan rampung di kuartal IV-2024, sementara lapangan gas Terubuk dijadwalkan selesai di kuartal III-2025.