PolitikZona Headline

Jurus Mirip Bapak & Anak, Dulu Jokowi Pakai Istilah Unicorn dan TPID, Kini Gibran Pakai Carbon Capture dan SGIE

465
×

Jurus Mirip Bapak & Anak, Dulu Jokowi Pakai Istilah Unicorn dan TPID, Kini Gibran Pakai Carbon Capture dan SGIE

Share this article
Jokowi dan Gibran. (Ilustrasi/Foto: detikom)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Debat cawapres telah dilangsungkan dengan / tema ekonomi, meliputi ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, serta infrastruktur dan perkotaan, pada Jumat, 22 Desember 2023.

Dalam debat itu, Gibran mengikuti jejak sang ayah dengan menyerang dua rivalnya menggunakan istilah teknis.

Sebelumnya, pada Ahad, 17 Februari 2019 dalam debat Pilpres 2019, Joko Widodo atau Jokowi yang inkumben bertanya tentang strategi Prabowo dalam mendukung kemajuan unicorn di Indonesia.

BACA JUGA:  Diserang Usai Kritik Proyek Pulau Kasu, Gubernur LIRA Kepri: Saya Tidak Singgung Suku atau Ras!

“Infrastruktur apa yang akan bapak bangun untuk mendukung pengembangan unicorn-unicorn di Indonesia” tanya Jokowi di Hotel Sultan, Jakarta.

Prabowo tampak kebingungan lantaran adanya istilah unicorn dalam pertanyaan Jokowi. Ia pun balik balik bertanya, “Yang Bapak maksud unicorn, maksudnya yang apa itu, yang online-online itu.” Jokowi hanya mengangguk saja menanggapi pertanyaan Prabowo.

BACA JUGA:  Minta Maaf Air Tiban Keruh, BP Batam Janji Maksimalkan Suplai Air Bersih

Adapun, unicorn yang dimaksud Jokowi merupakan sebutan bagi start-up alias perusahaan rintisan bernilai di atas US$ 1 miliar atau setara Rp14,1 triliun (kurs Rp 14.100 per dollar AS).

Kala itu, Indonesia memiliki empat unicorn, yaitu Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak.