“Investasi meningkat belum tentu dibarengi dengan penyerapan tenaga kerja. Maka penting bagi kita membangun sinergi agar pertumbuhan ekonomi Batam juga berdampak sosial,” tegasnya.
Perhatian Khusus pada Tata Kelola Job Fair
Amsakar juga menyoroti pentingnya penataan teknis pelaksanaan job fair, agar tidak terjadi kekacauan seperti tahun lalu. “Kita harus pastikan penyelenggaraan kali ini berjalan lebih tertib dan manusiawi. Jangan ada insiden berdesakan lagi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) untuk memprioritaskan putra-putri daerah dalam proses rekrutmen. Menurutnya, kehadiran investasi asing dan nasional di Batam harus berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
Menutup arahannya, Wali Kota kembali menegaskan visi Batam ke depan sebagai kota yang tidak hanya ramah investasi, tetapi juga ramah terhadap tenaga kerja lokal.
“Sinergi dan kolaborasi adalah kunci. Mari kita bangun Batam yang seimbang secara ekonomi dan sosial,” pungkas Amsakar.













