“Kami juga akan menyesuaikan jadwal kapal penyeberangan reguler jika dimungkinkan. Selain itu berkoordinasi bersama Basarnas maupun Forkopimda untuk transportasi alternatif,” ujarnya.
Devi menyebut, cuaca ekstrem diprediksi terjadi di Laut Natuna hingga Febuari mendatang, Bahkan kapal perintis Sabuk Nusantara sudah dihentikan sementara, untuk rute Kecamatan Pulau terluar di Laut Natuna.
“Pendistribusian logistik lebih awal ini untuk mengantisipasi kekhawatiran keterlambatan akibat cuaca buruk. Jika KPU Provinsi menyetujuinya, kami akan berkoordinasi bersama Polres Natuna untuk pengamanan logistik selama tujuh hari sebelum hari pencoblosan,” ujarnya.













