“Ayah/ibu tidak percaya kamu, jadi ayah/ibu mengecek PR kamu dan memperbaiki kalau ada yang salah”
Dukungan perlu dilakukan oleh para orang tua. Termasuk menekankan pentingnya bertanggung jawab atas apa yang anak-anak lakukan.
Sebagai contoh, pemilik Mutual Mobile bernama John Arrow mengatakan dia pernah menulis surat kabar dengan teman-temannya saat kelas lima. Surat kabar itu terjual habis, namun ternyata gagal dalam pengecekan fakta.
Masalah itu membuat kepala sekolah marah dan teman-temannya mendapatkan masalah dari orang tuanya. Namun sebaliknya orang tua John tertawa dan memintanya memperbaiki kesalahan.
“Mengetahui orang tua saya akan mendukung saya, bahkan ketika pihak sekolah menentang saya, membuat saya bekerja lebih keras untuk menunjukkan kepada mereka bahwa mereka sudah membuatkan keputusan yang benar karena mempercayai saya,” kata John.
“Ayah/ibu memberi tambahan uang saku supaya kamu bisa membeli apapun yang kamu mau”
Memberikan semua yang diinginkan anak juga tidak baik. Ini merupakan sumber dampak negatif yang akan muncul.
Anak tidak belajar soal konsep dan sikap tanggung jawab. Mereka yang terbiasa dimanja juga akan menjadi pribadi yang malas, tidak termotivasi dan mudah marah saat keinginannya tidak terpenuhi.





