EkonomiKepriZona Headline

Inflasi Kepri Tembus 3,92%, Lampaui Nasional: Ini Daftar Harga Kebutuhan yang Meroket

11
×

Inflasi Kepri Tembus 3,92%, Lampaui Nasional: Ini Daftar Harga Kebutuhan yang Meroket

Share this article
Inflasi. (ilustrasi)
banner 468x60

Meroketnya harga sayur-mayur dan cabai ini terjadi akibat berakhirnya periode panen raya di wilayah Sumatra bagian utara, yang selama ini menjadi pemasok utama bahan pangan ke Kepri.

  1. Sektor Transportasi dan Energi

Kelompok transportasi ikut menyumbang andil inflasi setelah mengalami kenaikan sebesar 0,25 persen.

BBM Nonsubsidi: Mengalami penyesuaian harga ke atas akibat dampak rambatan (spillover effect) dari fluktuasi harga energi global.

BACA JUGA:  Karimun Lagi Wangi! Investasi Rp21 Triliun Bikin Bupati Iskandarsyah 'Gercep' ke Kemenko

Untung Ada Emas: Penyelamat Dompet Warga dari Inflasi Lebih Parah

Di tengah gempuran kenaikan harga pangan dan bensin, laju inflasi Kepri beruntung masih bisa tertahan oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa yang justru mengalami deflasi sebesar 1,35 persen.

Komoditas yang harganya turun signifikan adalah emas perhiasan. Penurunan harga emas di pasar lokal dipengaruhi oleh koreksi harga emas global, di tengah langkah para investor dunia yang memindahkan portofolio keuangan mereka ke aset yang memberikan imbal hasil lebih tinggi.

BACA JUGA:  Gelar Operasi Wira Waspada, Imigrasi Batam Deportasi 24 WN Tiongkok dari Apartemen Opus Bay

Warning Juni 2026: Siap-Siap Tiket Pesawat dan Efek El Nino

Masyarakat Kepri diminta tidak lengah. Bank Indonesia memperingatkan adanya sejumlah faktor risiko yang berpotensi membuat daftar harga kebutuhan semakin panjang dan meroket pada Juni 2026:

Ancaman Cuaca El Nino: BMKG memprediksi El Nino dengan intensitas lemah hingga moderat akan melanda hingga semester II 2026, yang berpotensi mengganggu pasokan pangan lokal.