Memasuki babak kedua, Swiss tampil lebih keluar menyerang. Upaya keras pasukan Murat Yakin membuahkan hasil pada menit ke-68. Dan Ndoye sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan umpan matang dari Ricardo Rodriguez dan menaklukkan Emi Martinez di tiang dekat.
Petaka bagi Swiss datang pada menit ke-72. Sebuah insiden terjadi saat Breel Embolo terjatuh di dekat Leandro Paredes. Awalnya, wasit Joao Pinheiro memberikan kartu kuning kepada Paredes.
Namun, setelah meninjau ulang lewat Video Assistant Referee (VAR), wasit membatalkan kartu kuning Paredes. Sebaliknya, Embolo dinyatakan melakukan diving dan diganjar kartu kuning kedua. Striker Swiss itu pun terpaksa meninggalkan lapangan sambil menangis, meninggalkan timnya bermain dengan 10 orang.
Meski unggul jumlah pemain, Argentina kesulitan menembus low block yang diterapkan Granit Xhaka cs. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal habis, memaksa laga berlanjut ke babak extra time.
Kebuntuan Argentina akhirnya pecah di babak kedua perpanjangan waktu, tepatnya pada menit ke-112. Julian Alvarez melepaskan tembakan spektakuler dari luar kotak penalti yang gagal dihalau oleh Gregor Kobel. Argentina kembali memimpin 2-1.
Jelang laga usai, Swiss yang bermain total menyerang meninggalkan celah di lini belakang. Lautaro Martinez yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil menuntaskan skema serangan balik cepat di masa injury time untuk mengunci kemenangan Argentina menjadi 3-1.













